Pantau Debit Air di Wilayah Pesisir, Polisi Pastikan Aliran Pompa Menuju Laut Tak Terhambat

drgeskajen
By -
0



Polres Pekalongan - Polda Jateng - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pekalongan menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Wiradesa dan Wonokerto kembali tergenang air. Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H., bersama anggota, terjun langsung melakukan patroli pemantauan banjir sejak Sabtu (7/2/2026).

Patroli difokuskan pada wilayah yang terdampak cukup parah, di mana ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 50 sentimeter. Selain melakukan pemantauan, Iptu Maman juga mengecek fungsi rumah pompa dan berdialog dengan warga untuk memastikan kondisi aman.

"Sejak pagi tadi kami menyisir beberapa kelurahan di Wiradesa dan hampir seluruh desa di Wonokerto yang terdampak genangan air. Ketinggian air bervariasi, namun alhamdulillah tidak sampai menyebabkan warga harus mengungsi," ujar Iptu Maman saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).

Di Kecamatan Wiradesa, genangan air terpantau di Kelurahan Pekuncen dan Bener dengan ketinggian sekitar 20-30 cm. Sementara di Kecamatan Wonokerto, dampaknya lebih luas, meliputi Desa Wonokerto Kulon, Api-api, Wonokerto Wetan, Pesanggrahan, Sijambe, Bebel, Rowoyoso, Pecakaran, Werdi, dan Tratebang, dengan ketinggian air antara 20-50 cm.

Iptu Maman juga memantau langsung proses pembukaan pintu air bawah Romah Pompa Mrican oleh warga Desa Wonokerto Kulon. Langkah ini krusial untuk mempercepat aliran air dari pemukiman menuju laut.

"Kami pastikan rumah pompa Sengkarang dan Mrican semuanya berfungsi dengan baik. Koordinasi dengan warga dan pihak terkait sangat penting agar genangan cepat surut dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama," tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat di wilayah pesisir dan dataran rendah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan pasang air laut.

"Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem. Jika genangan air semakin tinggi atau ada kondisi darurat lainnya, jangan ragu untuk segera melapor ke Polsek terdekat atau melalui layanan darurat 110," pungkas Iptu Maman. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)