Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 wib di Jalan Raya Bojong. Saat itu, petugas tengah melaksanakan agenda rutin Ambang Gangguan (AG) Sore untuk mengamankan mobilitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa di tengah cuaca ekstrim.
Petugas mendapati seorang pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Kecelakaan tunggal ini diduga kuat terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengendara saat melintasi jalan yang licin akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
"Saat personel kami melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di titik rawan, ditemukan adanya warga yang mengalami kecelakaan mandiri. Kondisi cuaca memang sedang hujan deras, sehingga jarak pandang dan kondisi jalan menjadi lebih berisiko bagi pengendara roda dua," kata petugas, Selasa malam.
Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis segera, personel Polri di lapangan langsung bertindak cepat. Petugas segera menghubungi layanan ambulans terdekat guna menghindari penanganan yang salah terhadap korban di lokasi kejadian.
Sambil mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan akibat kerumunan warga, petugas membantu mengangkat korban ke dalam mobil ambulans dengan penuh hati-hati. Korban kemudian segera dilarikan ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tindakan evakuasi ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima kepolisian dalam Operasi Ketupat Candi 2026. Kehadiran petugas di titik-titik rawan diharapkan tidak hanya mencegah kemacetan, tetapi juga memberikan respon cepat terhadap situasi darurat di jalan raya. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar
0Komentar