Monitoring lapangan kali ini dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Kedungwuni, Ipda Ridawati, S.H., M.H. Petugas menyisir dua lokasi lahan pertanian jagung berskala besar guna memastikan proses produksi berjalan maksimal tanpa kendala pasokan air maupun hama.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kanit Binmas Polsek Kedungwuni Ipda Ridawati menjelaskan bahwa pemantauan rutin ini merupakan bagian dari fungsi preventif dan pendampingan Polri terhadap sektor swasembada pangan di pedesaan.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat dari dekat perkembangan tanaman jagung milik petani. Berdasarkan pemantauan di dua titik utama hari ini, seluruh tanaman dalam kondisi yang sangat baik dan produktif," ujar Ipda Ridawati, Selasa sore.
Dari hasil monitoring di lapangan, tercatat ada dua lokasi LBS utama yang menjadi fokus pemeriksaan petugas, yakni di Desa Tosaran (Belakang Kantor Pertanian Kecamatan Kedungwuni) dan di Dukuh Penciran, Desa Podo.
Ipda Ridawati menambahkan, kelancaran irigasi dan ketekunan para petani dalam merawat tanaman menjadi faktor penentu suksesnya pertumbuhan jagung di wilayah Kedungwuni. Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kendala penyakit tanaman atau serangan hama tikus yang menonjol di kedua lokasi tersebut.
"Polri akan terus bersinergi dengan para petani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk memastikan masa tanam hingga masa panen nanti tidak mengalami hambatan berarti. Ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan memperkokoh stabilitas ekonomi masyarakat," pungkas Ipda Ridawati. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar
0Komentar