Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak siang hari. Tebing di sisi kiri jalan tak mampu menahan debit air hingga akhirnya longsor dan menutup seluruh badan jalan.
Akibatnya, kendaraan bermotor dari arah Doro maupun Petungkriyono tidak dapat melintas. Untuk sementara, hanya sepeda motor yang bisa lewat dengan cara didorong warga.
Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan longsor terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam waktu lama.
“Hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih empat jam menyebabkan tebing di Dukuh Kroyaan, Desa Mesoyi longsor dan menutup badan jalan. Untuk sementara kendaraan roda empat belum bisa melintas,” kata Iptu Heru Santoso saat dikonfirmasi, Selasa (05/05/2026).
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini. Namun, akses transportasi sempat terganggu dan menimbulkan antrean kendaraan di kedua arah.
Petugas gabungan dari Polsek Talun, Koramil Talun, Perhutani, serta Pemerintah Desa Mesoyi langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan.
Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan BPBD dan DPU Kabupaten Pekalongan untuk mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor.
“Pembersihan dilakukan pada malam hari menggunakan alat berat. Sekitar pukul 21.30 wib, material longsor berhasil dibersihkan dan arus lalu lintas sudah kembali normal,” jelasnya. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar
0Komentar