Selain memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada para pelajar dan masyarakat, Polres Pekalongan juga memasang banner dan spanduk imbauan bertema “Stop Tawuran Antar Pelajar” di sejumlah titik strategis di seluruh wilayah hukum Polres Pekalongan.
Spanduk tersebut berisi ajakan kepada pelajar untuk menjauhi aksi kekerasan dan lebih mengedepankan prestasi. Dalam salah satu pesan yang disampaikan, kepolisian mengajak pelajar untuk memilih damai dan menjadi generasi yang berkarakter.
Isi imbauan tersebut antara lain berbunyi, “Stop Tawuran Antar Pelajar, Pilih Damai, Pilih Prestasi, Jadilah Pelajar Berkarakter dan Stop Kekerasan, Ciptakan Sekolah Aman, Nyaman dan Damai.”
Selain itu, kepolisian juga mengingatkan bahaya kelompok gangster yang belakangan kerap menjadi pemicu aksi kekerasan di kalangan remaja. Melalui spanduk tersebut, masyarakat diajak untuk menolak keberadaan kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, S.H mengatakan pemasangan banner dan spanduk tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
“Polres Pekalongan bersama seluruh jajaran terus melakukan upaya pencegahan agar aksi tawuran maupun kelompok gangster tidak berkembang di wilayah Kabupaten Pekalongan. Selain melalui pembinaan dan penyuluhan, kami juga memasang spanduk imbauan di berbagai lokasi strategis agar pesan kamtibmas dapat diterima masyarakat secara luas,” kata Ipda Warsito, Selasa (23/06).
Ia menambahkan, pihaknya mengajak seluruh pelajar untuk lebih fokus menempuh pendidikan dan meraih prestasi dibanding terlibat dalam aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh ajakan tawuran ataupun bergabung dengan kelompok yang mengarah pada tindakan kekerasan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan damai,” tambahnya.
Polres Pekalongan juga terus menjalin koordinasi dengan pihak sekolah, guru, orang tua serta tokoh masyarakat guna memperkuat pengawasan terhadap aktivitas remaja. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah munculnya aksi tawuran maupun kelompok gangster di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Dengan sinergi antara kepolisian, sekolah dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan diharapkan tetap kondusif serta mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar
0Komentar