Polres Pekalongan - Polda Jateng - Sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, Polsek Kedungwuni Polres Pekalongan turun langsung mendampingi petugas medis dalam melacak potensi penularan penyakit menular. Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, kepolisian bersinergi dengan Puskesmas 2 Kedungwuni menggelar kegiatan tracking penularan Tuberkulosis (TB) Paru, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berfokus pada deteksi dini ini menyasar lingkungan keluarga dan kontak erat penderita di wilayah Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Jalannya pendataan dan edukasi di lapangan dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Ambokembang Aipda Bambang Wijanarko, S.H., bersama tim medis setempat.
Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin, S.H menyampaikan bahwa keterlibatan personel kepolisian dalam aksi kesehatan ini merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan yang inklusif. Menurutnya, stabilitas Kamtibmas tidak lepas dari kondisi kesehatan masyarakat yang terjaga dengan baik.
"Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek sosial dan kesehatan. Hari ini, melalui Bhabinkamtibmas, kami bersama Puskesmas 2 Kedungwuni melacak kontak erat penderita TB Paru di Desa Ambokembang demi memutus mata rantai penularan di lingkungan keluarga," ujar Iptu Amin saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Dalam aksi respons cepat ini, petugas gabungan berhasil menjangkau satu klaster keluarga di wilayah Desa Ambokembang. Sebanyak tiga warga yang masuk dalam daftar sasaran tracking (penderita, kontak erat, dan keluarga) berhasil didata dan diberikan pendampingan psikologis.
Iptu Amin menjelaskan, bentuk kegiatan yang dilaksanakan di lapangan mengedepankan pendekatan humanis. Tidak sekadar mendata secara administratif berdasarkan by name by address, Bhabinkamtibmas bersama petugas Puskesmas juga memberikan penyuluhan kesehatan mengenai pola hidup bersih dan cara pencegahan penularan bakteri di dalam rumah.
"Kami berikan edukasi mengenai ventilasi rumah yang sehat, penggunaan masker, hingga dukungan moral agar pasien tidak merasa dikucilkan. Selain itu, kami juga membangun komitmen koordinasi berkala dengan pihak Puskesmas untuk memantau kedisiplinan pengawasan minum obat (PMO) bagi pasien agar proses kesembuhan berjalan optimal," tambahnya.
Melalui deteksi dini ini, Polsek Kedungwuni berharap angka penularan TB Paru di tingkat desa dapat ditekan secara signifikan. Sinergi ini juga diharapkan mampu mempererat kedekatan emosional yang harmonis antara jajaran kepolisian dan warga, sehingga tercipta lingkungan yang sehat sekaligus kondusif. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan
.jpeg)
Posting Komentar
0Komentar