Polres Pekalongan - Polda Jateng - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat meninjau langsung Marshalling Area (MA) atau lokasi penampungan sementara bagi prajurit Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) Pekalongan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pekalongan, Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Senin (22/6/2026) sore.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi jajaran pejabat Kodam IV/Diponegoro dan disambut unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, termasuk Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si dan Plt Bupati Pekalongan Sukirman.
Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan Marshelling Area yang akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara personel Brigif TP Pekalongan.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat mengatakan, personel yang akan bertugas di Batalyon TP dijadwalkan mulai berdatangan pada 24 Juni 2026 sebagai bagian dari tahapan awal operasional satuan baru tersebut.
"Pada tanggal 24 mendatang personel akan mulai datang dan melaksanakan aktivitas kedinasan. Ini merupakan tahapan awal pengoperasian satuan yang sedang dibangun," kata Achiruddin.
Ia menjelaskan, pembangunan Batalyon TP merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan TNI secara menyeluruh yang masuk dalam pengembangan empat brigade baru guna memperkuat kemampuan pertahanan dan keamanan wilayah.
Menurutnya, seluruh pembiayaan pembangunan batalyon berasal dari pemerintah pusat sehingga tidak membebani anggaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Selain aspek pertahanan, Pangdam menilai keberadaan Batalyon TP nantinya akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. Kehadiran ratusan personel TNI diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, transportasi, perumahan hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Keberadaan satuan ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Pangdam juga menegaskan bahwa kehadiran satuan TNI di Kabupaten Pekalongan akan memperkuat stabilitas keamanan wilayah dan memberikan efek pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asrendam IV/Diponegoro Kolonel Arm Edy Susanto, Asops Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Wiratama, Aslog Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Sumudi, Kabekangdam IV/Diponegoro Kolonel Cba Budi Widiawanto, Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, unsur Kejaksaan, serta jajaran TNI dan Polri di wilayah Kajen.
Kunjungan Pangdam IV/Diponegoro ke Kabupaten Pekalongan merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja maraton ke sejumlah satuan tempur dan satuan teritorial di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta mendukung program pembangunan satuan di daerah. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi jajaran pejabat Kodam IV/Diponegoro dan disambut unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, termasuk Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si dan Plt Bupati Pekalongan Sukirman.
Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan Marshelling Area yang akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara personel Brigif TP Pekalongan.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat mengatakan, personel yang akan bertugas di Batalyon TP dijadwalkan mulai berdatangan pada 24 Juni 2026 sebagai bagian dari tahapan awal operasional satuan baru tersebut.
"Pada tanggal 24 mendatang personel akan mulai datang dan melaksanakan aktivitas kedinasan. Ini merupakan tahapan awal pengoperasian satuan yang sedang dibangun," kata Achiruddin.
Ia menjelaskan, pembangunan Batalyon TP merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan TNI secara menyeluruh yang masuk dalam pengembangan empat brigade baru guna memperkuat kemampuan pertahanan dan keamanan wilayah.
Menurutnya, seluruh pembiayaan pembangunan batalyon berasal dari pemerintah pusat sehingga tidak membebani anggaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Selain aspek pertahanan, Pangdam menilai keberadaan Batalyon TP nantinya akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. Kehadiran ratusan personel TNI diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, transportasi, perumahan hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Keberadaan satuan ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.
Pangdam juga menegaskan bahwa kehadiran satuan TNI di Kabupaten Pekalongan akan memperkuat stabilitas keamanan wilayah dan memberikan efek pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asrendam IV/Diponegoro Kolonel Arm Edy Susanto, Asops Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Wiratama, Aslog Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Sumudi, Kabekangdam IV/Diponegoro Kolonel Cba Budi Widiawanto, Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, unsur Kejaksaan, serta jajaran TNI dan Polri di wilayah Kajen.
Kunjungan Pangdam IV/Diponegoro ke Kabupaten Pekalongan merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja maraton ke sejumlah satuan tempur dan satuan teritorial di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta mendukung program pembangunan satuan di daerah. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan
.jpeg)
Posting Komentar
0Komentar