Polres Pekalongan - Polda Jateng - Respons cepat ditunjukkan Polsek Sragi, Polres Pekalongan, setelah menerima laporan warga terkait seorang pria yang berjalan kaki sambil menuntun sepeda motor pada Senin (8/6/2026) dini hari.
Pria tersebut ditemukan warga di Dukuh Serut, Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi, sekitar pukul 01.00 wib. Karena gerak-geriknya dianggap mencurigakan, warga kemudian menghampiri dan menanyakan identitas serta tujuan perjalanannya.
Namun, pria tersebut diketahui tidak dapat berbicara dengan jelas karena merupakan penyandang tuna wicara dan tidak membawa identitas diri. Kesulitan berkomunikasi membuat warga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sragi.
Mendapat laporan tersebut, anggota piket Polsek Sragi segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu mengidentifikasi pria tersebut. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Pekalongan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.
Melalui pendekatan persuasif dan upaya memahami bahasa isyarat yang disampaikan pria tersebut, petugas akhirnya berhasil menemukan alamat rumah dan keluarganya.
Dari hasil identifikasi diketahui bahwa pria tersebut bernama Eko Andriyanto, warga Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan keterangan keluarga, Eko sebelumnya berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 23.10 wib untuk mengunjungi rumah kakeknya di Dukuh Dayakan, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan.
Saat hendak pulang ke rumah, Eko diduga salah arah hingga tersasar ke wilayah Dukuh Serut, Desa Tegalontar. Karena khawatir bahan bakar sepeda motornya habis, ia memilih menuntun kendaraan tersebut daripada mengendarainya.
Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian sehingga dapat ditangani dengan cepat.
“Peran aktif masyarakat sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Setelah menerima laporan, anggota kami langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Pekalongan. Berkat kerjasama yang baik serta komunikasi dengan keluarga, yang bersangkutan akhirnya dapat ditemukan identitas dan alamat rumahnya sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dengan selamat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap humanis ketika menemukan orang yang dianggap mencurigakan, terutama apabila yang bersangkutan memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi.
“Apabila menemukan situasi serupa, masyarakat diharapkan segera menghubungi pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan tepat. Kami mengutamakan pendekatan yang humanis dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kejadian tersebut menjadi contoh sinergi positif antara masyarakat dan kepolisian dalam membantu sesama warga yang mengalami kesulitan. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar
0Komentar