Polsek Karangdadap Dampingi Tracing TB Paru, Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Warga

drgeskajen
By -
0


Polres Pekalongan - Polda Jateng - Upaya menekan penyebaran tuberkulosis (TB) paru terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor di Kabupaten Pekalongan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan tracking dan tracing TB Paru yang digelar di Aula Balai Desa Kebonrowopucang, Kecamatan Karangdadap, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Puskesmas Karangdadap, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, serta Bhabinkamtibmas Polsek Karangdadap Bripka Catur Sulistyo sebagai bentuk kolaborasi antara sektor kesehatan dan kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pendataan by name by address terhadap penderita TB paru beserta kontak eratnya dengan jumlah sasaran mencapai 100 orang. Pendataan ini bertujuan untuk mempermudah proses pemantauan sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan kasus baru.

Selain pendataan, tim kesehatan juga melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan berupa tes darah, pemeriksaan dahak, foto rontgen, dan pemeriksaan EKG kepada pasien maupun anggota keluarga yang memiliki kontak erat dengan penderita TB paru. Langkah tersebut menjadi bagian dari deteksi dini guna memutus mata rantai penularan penyakit.

Tidak hanya pemeriksaan medis, kegiatan juga diisi dengan pemberian dukungan moral dan pendampingan psikologis kepada pasien serta keluarganya. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas.

Selanjutnya, Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan melakukan koordinasi secara berkala terkait pengawasan kepatuhan minum obat pasien dan pelaksanaan tracing di wilayah Kecamatan Karangdadap agar proses pengobatan dapat berjalan optimal.

Di tempat terpisah, Kapolsek Karangdadap AKP Sumianto, S.H menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus wujud pelayanan kepada masyarakat.

"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program-program kemanusiaan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Melalui pendampingan tracing TB paru ini, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang maksimal sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan," ujarnya.

Menurut AKP Sumianto, sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka penularan TB paru.

"Kolaborasi yang berkesinambungan tidak hanya mendukung keberhasilan program kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, sehat, dan kondusif," pungkasnya. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)